PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) datang kembali… Kali ini dengan PKM GT & PKM AI. Siapkan proposalmu dari sekrang… Deadline pengumpulan proposal 1 Maret 2012 . Kementerian Riset dan Teknologi BEM PPNS akan mengadakan serangkaian kegiatan pendampingan untuk mensukseskan gerakan 100 PKM GT-AI PPNS tahun 2012.Kebangkitan PKM PPNS akan dimulai! mari menjadi bgian perubahan untuk PPNS yang lebih baik.

Tabel 2. Karakteristik Umum setiap Bidang PKM

Secara ringkas alur awal perjalanan setiap bidang PKM dan muaranya
dapat dilihat pada Gambar 1 berikut:

Kecuali PKM-AI yang dahulunya dikenal sebagai PKM-I, seluruh bidang PKM bermuara di PIMNAS. PKM-AI yang telah berwujud artikel ilmiah dinilai kurang relevan di diskusikan dalam PIMNAS karena sifatnya sudah siap dipublikasikan.

 

Tentang PKM GT

Program Kreativitas Mahasiswa-Gagasan Tertulis (PKM-GT) merupakan
salah satu komponen utama PKM-Karya Tulis. PKM-GT merupakan
jelmaan logis dari Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) setelah
diintegrasikan ke dalam program PKM. Bergabungnya KKTM ke dalam
PKM memberi konsekuensi tidak terselenggaranya jenjang kompetisi
antar wilayah sebagaimana terjadi sebelumnya. Demikian pula pada
pembidangan KKTM yang diklasifikasikan secara spesifik ke dalam
lingkungan hidup, INTIM, IPA, IPS, Pendidikan dan Seni, ditiadakan.
Meskipun demikian, reviewer PKM-GT akan dibagi menurut bidang ilmu
(IPA/IPS/PENDIDIKAN dan SENI) dengan sistem kejuaraan tetap tanpa
mempertimbangkan bidang ilmu. Oleh karena fokus perhatian pada
program PKM adalah kreativitas, sehingga pembatasan-pembatasan
atas dasar tema ataupun bidang keilmuan menjadi tidak signifikan.
PKM-GT merupakan wahana mahasiswa dalam berlatih menuliskan ideide
kreatif sebagai respons intelektual atas persoalan-persoalan aktual
yang dihadapi masyarakat. Ide tersebut seyogyanya unik, kreatif dan
bermanfaat sehingga idealisasi kampus sebagai pusat solusi dapat
menjadi kenyataan. Sebagai intelektual muda, mahasiswa umumnya
cenderung pandai mengungkapkan fakta-fakta sosial, namun melalui
PKM-GT, level nalar mahasiswa tidak hanya dituntut sampai sebatas
mengekspos fakta tetapi justru harus mampu memberi atau
menawarkan solusi.
Sebagai salah satu PKM yang ditampilkan dalam PIMNAS, maka tata
tertib dan segala sesuatu yang terkait pada persyaratan presentasi
diatur tersendiri di dalam Pedoman PIMNAS 2009.
5.2.2.PERSYARATAN DAN PETUNJUK PENULISAN PKM-GT
5.2.2.1. Persyaratan Administratif
a) Peserta PKM-GT adalah kelompok mahasiswa yang sedang aktif dan
terdaftar mengikuti program pendidikan S1 atau Diploma.Mahasiswa pengusul dapat berasal dari berbagai program studi yang berbeda atau dari satu program studi yang sama, tergantung pada bidang kegiatan yang telah selesai dilaksanakan, namun masih dalam satu perguruan tinggi yang sama. Keanggotaan mahasiswa
disarankan berasal dari minimal 2 (dua) angkatan yang berbeda.

b) Seorang mahasiswa diperkenankan masuk ke dalam kelompok pengusul PKM-GT yang berbeda (lebih dari satu kelompok PKM-GT). Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa artikel PKM-GT dapat ditulis dari berbagai sumber informasi atau inspirasi. Meskipun demikian, mengingat alokasi waktu yang terbatas, harapan
terjadinya penyebaran dana secara seimbang, dan terlibatnya sebanyak mungkin mahasiswa, maka seorang mahasiswa hanya dibenarkan mengirimkan sebanyak-banyaknya 2 (dua) artikel PKM-GT, satu sebagai ketua, satu sebagai anggota, atau keduaduanyasebagai anggota kelompok.
c) Seorang dosen diperkenankan membimbing lebih dari satu kelompok pengusul PKM-GT, dengan jumlah maksimal 5 (lima) kelompok.
d) Naskah untuk dievaluasi dan artikel ilmiah diserahkan dalam bentuk hardcopy siap terbit (camera ready) serta soft copy dalam CD dengan format Microsoft Word (doc). Foto dan gambar kalau perlu disimpan dalam direktori terpisah (sebagai cadangan) dalam CD. Format gambar yang disarankan adalah JPG, untuk foto bisa
berasal dari kamera digital atau hasil digitasi menggunakan scanner. Semua file disimpan dalam sebuah folder/direktori dengan nama folder/direktori mengikuti aturan penamaan sebagai berikut :
PKM-GT-nn-NamaPT-NamaDepanKetua-Judul_3_Kata_Pertama
a.dengan nn : tahun anggaran pendanaan kegiatan NamaPT : Nama
singkatan perguruan tinggi yang biasa digunakan Contoh:
PKM-GT-06-UNIBRAW-Wahyudi-Pengaruh Suhu dan Tekanan—–
PKM-GT-06-UMS-Agung-Ketahanan Masyarakat Terhadap—–

 

e) Untuk setiap file yang disertakan, usahakan untuk memberi nama
yang menggambarkan isi dari file tersebut.

 

5.2.2.2.Sifat dan Isi Tulisan
5.2.2.3. Petunjuk Penulisan/Pengetikan
Sifat dan isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut.
1. Kreatif dan Objektif
a. Tulisan berisi gagasan kreatif yang menawarkan solusi suatu permasalahan yang berkembang di masyarakat.
b.Tulisan tidak bersifat emosional atau tidak subjektif.
c. Tulisan didukung data dan/atau informasi terpercaya.
d. Bersifat asli (bukan karya jiplakan) dan menjauhi duplikasi.
2. Logis dan Sistematis
a.Tiap langkah penulisan dirancang secara sistematis dan runtut.
b.Pada dasarnya karya tulis ilmiah memuat unsur-unsur identifikasi
masalah, analisis-sintesis, kesimpulan dan sedapat mungkin
memuat saran-saran.
3. Isi tulisan berdasarkan telaah pustaka atau fiksi-sains

4. Materi Karya Tulis
Materi yang ditulis tidak harus sejalan dengan bidang ilmu yang
sedang ditekuni para penulis/mahasiswa. Kesempatan ini diberikan
kepada mahasiswa yang memiliki ide kreatif dan mampu
menuangkannya dalam bentuk tulisan, walaupun yang
bersangkutan tidak sedang belajar secara formal di bidang tersebut.
Materi karya tulis merupakan isu mutakhir atau aktual.

B. Aturan Penulisan Usulan

1. Usulan ditulis mengikuti sistematika penulisan sesuai kriteria yang
tercantum dalam buku Pedoman ini. Pengusul disarankan untuk
mencermati perbedaan mendasar dari masing-masing jenis PKM.
2. Bahasa Indonesia yang digunakan hendaknya baku dengan tata
bahasa dan ejaan yang disempurnakan, sederhana, dan jelas.
3. Bagian kelengkapan administratif yang meliputi halaman judul,
nama/daftar anggota kelompok, halaman pengesahan, diberi nomor
halaman menggunakan angka Romawi kecil dan diketik di sebelah
kanan bawah (i, ii, dan seterusnya).
4. Bagian utama (naskah artikel) diberi nomor halaman menggunakan
angka arab yang dimulai dengan nomor halaman 1 (satu) dan diketik
di sebelah kanan atas.
5. Tabel diberi judul dengan penomoran tabel sesuai dengan urutan
kemunculannya dalam naskah. Judul tabel ditulis di atas tabel
dengan nomor tabel menggunakan angka Arab.

6. Gambar, baik dalam bentuk grafik maupun foto diberi judul dengan
penomoran gambar sesuai dengan urutan kemunculannya dalam
naskah. Judul gambar ditulis di bawah gambar dengan nomor
gambar menggunakan angka Arab.
7. Khusus PKMP, PKMT, dan PKM-GT, penyebutan sumber pustaka dalam
naskah serta penulisan daftar pustaka hendaknya mengikuti aturan
penulisan yang berlaku, yaitu mengikuti HARDVARD style.

contoh:
Dower M. 1977. Planning aspects of second homes. di dalam Coppock
JT (ed.), Second Homes: Curse or Blessing? Oxford: Pergamon Pr. Hlm
210–237.
Grinspoon L, Bakalar JB. 1993. Marijuana: the Forbidden Medicine.
London: Yale Univ Press.

Untuk Format dan Struktur Karya Tulis (PKM GT dan AI) silahkan lihat di buku pedoman PKM halaman 58 s.d selesai….

Download Buku Pedoman PKM Klik Disini

DOwnload COntoh FIle PKM GT AI Download disini

berikut adalah data judu2 PKM GT AI yang lolos (dapat dibuat gambaran) download disini

PENTING! Download Template Aturan Penulisan PKM GT disini